my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Minggu, 23 Desember 2007

Ketika dia berkata padaku bahwa aku akan punya Ibu baru


Rasanya baru kemarin saja aku kehilangan Ibuku tapi aku akan punya seseorang yang baru. Huf…huf…huf… aku berlari dan berlari, niatku ingin pergi dari dunia ini dan terdampar ke dunia lain yang lebih tenang. Rasanya tidak adil, aku baru saja terluka dan sekarang tersayat lebih dalam lagi ke ulu hati.

Lelah tapi aku ingin terus berlari. Habis air mata ini tapi aku tak bisa berhenti menangis. Yah, orang tua tak mengerti perasaan anaknya begitu kataku marah dalam hati. Mereka tak mengerti apa-apa begitu meyakinkan diriku. Tapi hatiku tak kunjung sembuh dari luka, sayatanpun tak bisa tertutup saat itu. Dia selingkuh begitu pikiranku berkata lagi padaku.

Pikiran-pikiran buruk pun terpampang jelas dalam benakku. Sebenarnya kenapa aku? Apa aku? Siapa aku? Aku sendiri bingung bukan main. Aku tak ingin berpikir tapi pikiran itu berdatangan aku berteriak STOP! KU MOHON! Siapa yang kupercaya pun aku tak tahu.

Sebenarnya apa rasa ini.

Tidak relakah? Tidak maukah? Atau malah tidak punya perasaan terhadap orang lain…….

TIDAK-TIDAK-TIDAK-TIDAK-TIDAK-TIDAK

Bukan hanya itu rasanya. Bukan hanya pikiranku di otakku sendiri. Aku tahu benar rasa ini sebenarnya tapi aku tidak mau membukanya. Tapi aku tahu. Aku tahu benar. Di sinilah aku berada terdampar dalam KETAKUTAN.

Aku takut pada kenyataan bahwa aku akan punya seseorang lain di keluargaku

Aku takut Ibu akan membenciku

Aku takut ada seseorang lain menggantikan posisi di mana seharusnya Ibuku berada.

Aku takut ada seseorang lain mengganti Ibuku di hatiku saat ini

Dan aku takut kemungkinan pada saudara atau orang lain yang dekat dengannya.

Aku takut pada apa saja yang akan terjadi setelahnya.

Aku takkan pernah sampai, dan aku capek. Ternyata aku memang lelah. Hatikupun lelah. Pikiranku tak berujung..........

Oh my God please help me I need your help this time. I can’t do this alone, I can’t think alone.

Hari ini aku mengunci diriku di kamar dan mematut diriku di cermin. Ku melihat sosok Ibuku tersenyum padaku. Aku tak tahu bagaimana tapi dia melihat ke dalam hatiku dan seperti pikiran yang mendampratku, Ibuku berbicara lewat hati, beliau tersenyum hangat dan sangat manis. Dan entah mimpi atau bukan dia datang padaku dan berkata “boleh kok” hanya itu. Aku bingung apa maksudnya. Apa sebenarnya tapi sekarang hatiku tidak sakit, hatiku lega, aku mematut diriku lagi di cermin dan tersenyum lagi.

Aku menerima seseorang lain lagi untuk menjadi bagian dalam hidupku. Untuk ikut dalam cerita-ceritaku. Untuk ambil bagian dalam selanjutnya. Dalam episode dan seri naskah yang aku mainkan.

Tapi kau tahu ini tak pernah jadi permainan. Ini adalah kenyataan dan inilah hidup yang akan berubah seiring waktu. Kau tak akan pernah belajar bila tak mengalami bukan? Tapi bahagialah kalau kau tahu dan melakukan apa yang memang seharusnya kau lakukan saat itu.

Sekarang dialah ibuku saat ini dan memang tak mengganti ibu kandungku. Dia yang ada di dunia ini yang Tuhan dan Ibu kandungku sendiri berikan untuk keluargaku. Aku menghargainya dan aku menyayanginya karena dia menjadi bagian diriku saat ini.

Tidak ada komentar: