my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Rabu, 20 Februari 2008

FRIENDS story

Teman? ya

Yogyakarta, 2 Desember 2005.

Kuamati kertas bertuliskan huruf yunani itu lekat-lekat dan kuartikan berulang-ulang.

mungkin aku hanya bisa

menjadi temanmu bukan sahabat-

mu. setelah lama berteman dgn-mu

kamu memang cocok m-jadi

sahabat semua orang tapi terutama

kamu hanya sahabat/milik iin.

dari teman sebangkumu

artinya….

Aku TAK PERCAYA itu terjadi. Temanku cemburu terhadap temanku yang lain (Iin). Oh my God. Rasanya sakit banget saat aku pertama kali mengartikannya di computer. ”Bunuh aku” batinku. Aku mengalihkan pandangan ke hujan yang mengguyur di luar lewat jendela, kutemukan diriku menatap kosong dan mulai menangis. Ah, kenapa ya masalah nggak pernah berakhir sebel banget rasanya.

Satu kataKESEPIAN’, 2 temanku menjauh total. K jauh, I juga jauh. Grek...grek...grek.... koq pilihannya sulit begini sich. K yang secara terang-terangan nulis surat begini, I yang udah sama N (yang nggak tahu apa-apa tentang masalah ini).

”Duk”

”Aaw ”erangku, sebuah buku menimpa kepalaku dan jatuh ke lantai dalam keadaan terbuka di suatu halaman. Tertulis

’Menyayangi bukan berarti harus menjadi siapa-siapanya, karena sayang itu bebas.’

”Oh, eh, sebenernya bukannya tulisan ini tuh mengacu sama orang yang lagi patah hati ya, koq kebukanya halaman ini.”gumamku bingung.

”Woy tunggu dulu....teman-teman-teman-teman-teman-teman. Walau hanya teman kenapa tidak?”

toh memang sayang itu bebas dan aku menyayangi kedua temanku itu dan tidak satupun dari mereka yang kulebih unggulkan. Dan aku menemukan secercah harapan pada tulisan ini. TEMAN SEBANGKUMU, dia masih menganggapku.

3 Desember 2005

”Pagi” ucapku pada seluruh kelas, kuletakkan tasku dan duduk di bangkuku , sebelah K

“Udah baca?”tanyanya sambil menatapku.

Aku mengangguk.

”Terus.”

”Dengar ya kalau kamu temanku, jadi Iin juga temanku.”ucapku dan tersenyum padanya.

Dia juga tersenyum kepadaku.

Written by Benedictte Putri Wikandari

Tidak ada komentar: