my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Senin, 25 Juli 2011

there I was, looked at you all playing excited

5:45 p.m
depan meja belajarku rumah Taman
ini diary ku hari ini

Ehm... tadinya mau posting jam satu-an di warnet tapi entah mengapa setelah lihat foto profil seseorang di fb jadi nggak minat dan jadi buntu. So .. aku akhirnya posting di rumah setelah modemku balik dari kantor Bapak.

Pagi-pagi dengan rasa menggebu-gebu aku ingin merasakan masa lalu, ketika aku kecil. Dulu naiknya sepeda, tapi aku mikir lagi, wah kalau sampai fakultas makai sepeda ... kringetnya nggrojog nggak ya? As pengalaman ke Gramedia, kringetnya bau dan njiplak di baju, aku urungkan niatku. Dan aku milih naik Trans Jogja (heh! ini Bis di Bus way, bukan seperti trans studio Bandung . LOL) Berangkat naik Trans Jogja di pagi hari emang enak, tempat duduk masih lowong-lowong, walaupun harus jalan satu kilometer ke halte tapi aku merasa lega setelah duduk di salah satu bangku trans jogja.

Setelah sampai kopma UGM karena haltenya trans jogja cuma di KOPMA jadi aku harus jalan dari KOPMA sampai Fakultas!!!! Cemungudh!!\m/ Tapi ternyata panas, pemirsa. Deket GSP (sori nih agak rendet nulisnya, aku diganggu adikku, yang ceritanya lagi kangen sama kakaknya. HUAHAHAHA. Impossible.) aku istirahat bentar sambil ngeyup. Eh nggak taunya ada yang ngliatin, si AGUS yang lagi naik sepeda. Eh dia akhirnya mbarengi aku. Well this was actually a little weird. Dia nawarin aku naik sepeda dia dan dia bersedia jalan. Tapi aku yang notabene pingin jalan, nolak (ngguaya tenan). Akhirnya kami jalan bareng, aku jalan kaki, tapi dia naik sepeda (agak terhambat lagi, adikku sampai ngasih gel Antis (pembersih tangan) ke mukaku -___- parah ini). Di jalan aku ditanyain, kenapa kok aku jalan kaki. Aku jawab, gara-gara naik trans jogja sampai kopma, ditanyain lagi, kenapa naik Bis (secara nggak biasa, aku naik bis, biasanya naik motor) karena aku tahu alesanku yang jujur bakal bikin dia mungkin nggak nemenin aku jalan lagi, jadi aku milih bohong dengan bilang, motorku dipinjemkan tetanggaku sama Bapak. XD Dia percaya-percaya aja. Ok klik sampai fakultas, aku minta dia pulang dan aku biar di fakultas dengan temen-temen kelompokku.

Wah ternyata banyak yang belum selesai. Jadi aku satu-satunya cewek yang udah fix di kantin laporannya dengan cengok. Setelah mau ngumpulin laporan, Wiwik bilang aku cewek banget (dandanannya) nggak biasanya aku pakai baju kayak tadi, aku bilang aku nggak baw motor hari ini. Eh dikira naik mobil -______-. Dia baru sadar setelah aku mau naik lift, aku bilang aku jalan dari kopma ke fakultas. Pulangnya diboncengin Kautsar ke KOPMA. Tidak seperti pagi tadi, setannya \_/ Trans Jogja penuh. Perjalanan sebentar dengan penuh perjuangan aku bertahan dari guncangan, karena aku nggak kebagian tempat duduk, dan terpaksa aku mengangkat tanganku ke atas buat pegangan handle. Setelah dapet tempat duduk, eh... Aku ngeliat ketek (ketiak, pemirsa) yang banyak bulunyaaaaaa.. *kyaaa kyaaa kyaaa (random). Jadi saran saya sebaiknya ketika mau naik bus way jangan lupa cukur rambut (ya rambut ketek lah). Walau aku tau nyukur rambut ketiak itu nggak baik dengan berbagai akibat tapi ternyata ketika tadi itu aku rasa emang perlu. Atau pakai baju lengan panjang, supaya nggak keliatan keteknya (khusus prameks dan bus way).

Arrived at home, aku berencana ke warnet, tapi terganggu kelaparan yang melanda, aku akhirnya goreng nugget. GOSONG pemirsa GOSONG! Oke, walaupun gosong, aku tetep makan. Kalau sebab yang menyebabkan kegosongan tidak usah di bahas di sini, hehe. Bikin penasaran ya? Oke, oke jangan mendesakku begitu, jangan juga ngiming-ngimingi aku dengan martabak manis mini, denger ya aku nggak akan tergoda. Tapi..tapi... oke aku cerita... itu gara-gara this is my first time buat nugget sendiri, aku nggak tau kalau itu udah mateng, apinya nggak tak kecilin dan sepertinya seperti kata Depar, apinya kebesaran. (yasud). Selesai itu aku sepedaan ke warnet... dan liat profpict yang bikin aku ke-ge-er-an (soal ini adalah rahasia pribadi) jadi aku cabut setelah setengah jam di warnet (nggak profesional banget ya?).

Pulang. tidur.

Bangun tau-tau udah setengah lima. Mandi, setelah ortu datang, langsung makan. Disaranin deh sama Ibu buat liat lomba tujuh belasan. Aku liat sendirian (ngajak Vitri, Novi, Ajeng.. nggak ada yang mau). Ya itu aktivitas kampung. Baca ya, aku itu, mau dibawa ke kota bahkan ke Jakarta sekalipun, aku bakalan tetep ngaku aku anak kampung. Aku bangga jadi anak kampung. Karena memori masa kecilku kuat di sini. Aku dulu juga ikut lomba tujuhbelasan, bantu-bantu kampung. But somehow aku lupa diri. Makanya there I was, looked at you all playing excited. Aku dulu pernah seperti kalian, pikirku saat ini. Miss it. aku merindukan masa punya teman-teman kampung. Sekarang nom-an di RT ku nggak jalan. Aku ngliat lomba itu juga di RT lain. Tapi buat jadi penggerak lagi, aku kesusahan, sama diriku yang masih nggak mau repot. Cuma bisa nulis di laptop doang. Useless, ya...

Yo wis sekian hariku. Aku harus belajar buat Pertanggung Jawaban besok.

dag...dag...dag...

2 komentar:

asolole mengatakan...

agus sapa ben?

aqua mengatakan...

huadadeh... aku harus mingkem agus sapa... hahahah