my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Jumat, 22 Juli 2011

This day and its absurd



Hahah... NARSIS ABEEZZZ... itulah aku. Catat tanggalnya ya... Itu hari ini :D
Oke ini diaryku hari ini. Pagi ini aku bimbang, aku berencana pergi ke toko buku kemarin dan shopping buku. Rencananya lagi aku bakalan nggak cuma mengunjungi satu toko buku, kalau bisa dapet buku bagus di toko buku diskon.Tapi..tapi ...tapi... ternyata Bapakku merubah rencanaku (sebenernya rencananya tetep juga sih), AKU AKAN KE TOKO BUKU DENGAN SEPEDA.



Rencana berubah ketika aku sudah mengayuh sepeda... ABOT (berat), apalagi ketika tanjakan, PANASNYA NGENTANG-NGENTANG (panas beuudd) a.k.a HOT POTATOES. Jadinya aku berselancar dengan sepeda -eh.. ke....






Aku sampai museum Kereta LEMPUYANGAN! Sampai sini, aku beras gerah banget, akhirnya berhenti , parahnya aku nggak bawa minum dan nggak pakai topi. Sepanjang jalan senyum-senyum sendiri berlagak di syuting dan kadang ngeluh (parah deh baru segini aja ngeluh?)Eh... nyebelinnya di jalan deket butik-butik itu, aku papasan sama Bapak-Bapak penjual kerupuk. Ketika aku naik tanjakan dan ngusap keringat, penjual kerupuk itu berhenti dan dia kayak ngalang-ngalangin aku.. trus dia bilang "Wiiii..Keseeeelll" Dengan nada tinggi. K*MPR*T... Aku nglanjutin tanpa noleh ke Bapak penjual kerupuk itu... sampai puncak tanjakan aku ketawa keras terus teriak "AKU DOAIN YANG NGECE (ngejek) AKU SEKARANG CEPET KAYA!". Bayangin kalau dia yang naik aku yang turun dan melakukan hal yang sama...Inget ya, perkataan adalah doa dan mendoakan orang lain bisa dibalik ke kita. AMIN.



Ini aku di Gramedia. Sampai sana bingung parkir sepeda di mana, terus ditunjukin sama tukang parkirnya, di pos ambil karcis, aku bilang "Gilak, aku ke gramedia naik sepeda." Bayangin dari rumah Taman Sari sampai gramedia pusat, dan gimana Mbak Rinta yang cerita naik sepeda ke kampus o.O nggak kuat. Perkataanku ditimpali petugas parkirnya "Sehat to?" Aku dengan polos dan gaya dimanja-manjain bilang,"Tapi item...". lantas petugas parkirnya bilang sambil ngliatin mukaku "ya nggak papa."Oke klik. Di gramedia aku beli 3 buku novel, pemirsa... habis seratus rebong, yang satu diskonan -___- aku boros.



Karena mikir-mikir di rumah juga nggak ada kegiatan, perjalanan lanjut ke Rumah Budhe. Tapi sebelumnya sempet beli jamu kunir asem di deket gramedia :D habis seribu lima ratus doang. Wah ternyata jauh juga dari gramedia ke griya indah. Mana ini udah lebih siang lagi jam setengah dua belas dan lebih HOTTTTTs! (sengaja, biar efeknya kalian juga kerasa) Tapi sampai di rumah Budhe dan di kasih Bakpao dua. Dan minum air putih sebanyak-banyaknya. ya ampun Tuhan rasanya lezzzaaatt banget airnya. Kebayang di perjalanan dari gramedia ke rumah budhe diselip motor, mobil, bahkan sepeda lain.. bener-bener akut parahnya aku naik sepeda dan kelihatan bukan ahlinya. Padahal waktu kurus sering banget naik sepeda -____-. Yang dulu adalah dulu, yang sekarang itu kan yang terlihat? *buh



Nganggur juga di rumah Budhe dan lagi mau ada misa besok Sabtu sama keluarga jadi aku nemenin budhe beli rambak di Beringharjo. Wah yang lucu di taksi nih, kami cerita ngalor-ngidul tentang romo Rucky yang pindah ke ASMI dan kenapa aku dulu nggak di ASMI (Akademi sekretaris, level D3) saja, Budhe bilang karena aku milihnya UGM sih, eh tiba-tiba si supirnya nimbrung. "Wo ya, itu, keponakan saya juga di UGM, tiga setengah tahun saja sudah lulus, IPnya cumlaud..." kata sopirnya. Aku tertohok dan nengok ke Budhe, terus berbisik keras ,"IPku berapa, IPku berapa?!?!?!?!". Sopir taksinya nambahin "Wah IPnya keponakan saya itu 4,3." Engg.... hening. Aku pingin ketawa tapi gimana, kalau nyanggah juga nggak enak. Aku diem aja dan bermuka polos. "Oh fakultas apa?" tanya Budheku nyambung pembicaraan sambil senyum-senyum. "Eng..eng.." hening. Budheku akhirnya nyeracau untuk mengurangi kecanggungan. Eh, lagi-lagi sopir taksinya nyegat ketika aku tanya Beringharjo sekarang kayak apa. Dia jawab "Wah sumpek sana mbak, apalagi buat perutnya agak gedhe, ati-ati aja bisa ditoel-toel." -________- dengan memandang perut buncitku. Wah..wah gak tau deh no comment. Di Beringharjo, kami makan soto daging sapi, dan aku ..HABIS 2 MANGKOK, kerasa deh program dietku GATOT.


Kami balik ke rumah Budhe lagi, pakai taksi dan sopir yang sekarang diem saja, kami cerita ngalor ngidul, sampai Budhe cerita hantu di Griya Indah. Suasana taksi jadi mistis. Supir taksinya cerita kalau dia sering juga di griya Indah dan cerita tentang cewek berbaju putih panjang, berambut panjang dan jalannya tidak napak tanah alias melayang, Supir taksinya bilang hantu cewek itu sering di situ, ngalang taksi yang lewat, dan hantu cewek itu dulunya mati karena bunuh diri. Supirnya ngaku punya indera ke enam. Sumpah cerita ini di blog aja aku mrinding.
Aku jadi berpikir untuk jadi supir taksi, bisa ndengerin cerita orang-orang yang numpang taksi. Hahah lol.



Ini TUAN MUDA TAKOYAKI! Jam setengah lima aku cabut dari rumah Budhe, dan kembali mengendarai sepeda ke rumah Taman, di jalan ada yang jual takoyaki ini, akhirnya berhenti dulu buat beli oleh-oleh untuk adik.



Ini gambar sepedaku. Emang sepeda biasa dan pakai tak (kalau di moto, kalau sepeda nggak tau namanya apa). Setelah sampai rumah... MANDI, anjir banget nih bau kringet. Dan posting ini di blog deh :D.

Seneng deh sama hari ini. Walaupun item dan bau tapi nggak kalah sama diary ini. Kali ini aku langsung posting di blog tanpa tulis di diary lho... soalnya foto-fotonya ini yang NARSIS ABIS. Sampai rumah juga nggak pegel-pegel. Jadi jangan takut untuk bau dan item. Mesti nyenengin deh.

Happy Day!
:D
-Wikan-

2 komentar:

penulis mengatakan...

hmmm,,, jaketnya ke -tebel. en

aqua mengatakan...

whaahahah... sing penting anyar wkwk