my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Rabu, 27 Juli 2011

Waktu Aku Laris :D #suchacrazyentry

6:22 p.m
rumah Taman dengan segala kegalauan yang menyelimuti

Itu yang di atas dan mepet kiri bukan judul lho ya... Ngg.. setelah sekian lama menjomblo dan nggak laku. Aku mau nostalgia saat ada yang ndeketin tapi nggak jadi. Dan maaf bagi beberapa temen aku yang sempet ndeketin aku, nama kalian aku samarkan biar kalian nggak setenar aku *jahat *gila *gak tau malu HAHAHAHAHA... Karena kebanyakan cerita masa SMA dan SMP ketika aku masih tenar-tenarnya dan kutilang (kurus, tinggi, langsing bukan burung loh).

1. Secret admirer pagi
Ini waktu SMA, masih ababil dan hobinya tidur pakai tank top dan keluar pakai tank top serta nggak ketinggalan celana pendek di atas lutut. Koleksi tank top ku dulu banyak warna pelangi lagi #muihgila nggak cuma pelangi, warna langit! sampai warna tanah dan mati lampu alias hitam, dari yang tulisan Hongkong sampai BEBE -_____-. Setiap pagi sekitar jam setengah enam sampai jam enam (pagi) ada yang nelpon hp dan itu tiap hari, kurang lebih percakapannya standar, kayak begini:
Penelepon : Halo, Putri (belom-belom udah tau namaku)
Aku : Halo, ini siapa? (polos, standar, pertama kali ditelpon cowok di pagi hari)
Penelepon : Amin (dia ngakunya gitu dan tidak disamarkan lagi)
Aku : knapa Amin? nggak ada yang perlu diamini kan?
Penelepon : eh, namaku Amin
Aku : Oh gitu
Penelepon : lagi apa?
Aku : ya baru bangun tidurlah! ini pagi-pagi gini tau!
Penelepon : kamu cantik deh kalau barusan bangun tidur
tuttttt tut tut*
Aku gilooo... entah ilfil sama namanya, atau kata-katanya yang gila di akhir telepon. DAN MANA ADA makhluk yang nelpon cuma mau mbangunin di pagi hari?!?!?!?!?! Nyatanya ada yaitu Amin, dan dua hari setelah menerima telpon berturut - turut pada pagi hari dari orang yang sama setelah dia mengatakan 'Amin' aku langsung mematikan hpku. Dan itu bertahan dua minggu pemirsa. Maaf Amin mungkin hatiku tidak mengamini kamu.

2. Secret admirer jam 12 malam
Ini juga masa SMA, aku lupa sebelum atau setelah si Amin. Karena jam 12 malam dia selalu nelpon, walaupun nggak setiap hari tapi berlangsung selama sebulan, pemirsa maka saya bergidik jangan-jangan ini genderuwo atau temennya genderuwo (genderuwo cowok). Saya tidak tahan dan mengganti nomer saya. Dan dia nggak pernah ngaku namanya siapa...yang jelas dia cowok, karena aku tau dari suaranya. Tapi sori aku lupa percakapannya, tapi rata-rata hanya basa-basi 'kamu lagi apa?' . Hantu itu nggak tau diri!

3. si A
sebut saja itu A, nama yang ini disamarkan karena seperti alasan tersebut di atas. Si A temen dari temenku. Argh ribet amat sih, pokoknya saat aku SMA aku masih deket sama temen smpku namanya L dan dia punya temen si A (si L dan si A satu sekolahan). Ceritanya si L mau nyomblangin si A sama aku. Padahal waktu itu aku udah punya tambatan hati, tapi aku tetep ngladenin si A ini. Pertamanya si A sms aku duluan ngajak kenalan dan bikin aku penasaran karena sehari itu si A hanya ngirim 2 sms, dan dia tau namaku Puput, dia ngasih clue dua hari setelahnya, sekolah di sekolah yang sama dengan temen smp ku, langsung cap cuss tanya si L. Si L cerita tentang si A yang lagi nyari pasangan. Ingat ya si A pakai nomer Im3 . Si L bilang si A mau ngajak ketemuan di greja yang biasanya aku sama L datengin, wah dia seagama. Okey, karena berpikiran dangkal bahwa tambatan hatiku nggak seagama tapi ada yang seagama yang ngincer aku, aku lepas si tambatan hati. Pertemuan pertama, rada bego, aku sama L duduk di luar, dia datang terlambat juga duduk di luar, tapi nggak njejeri aku sama L malahan duduk diblakangku dan segaris sama aku. Jedag jedug hell*. Dan dia bawa adiknya yang masih kecil, seumuran sd kelas satu. Ini gimana sih?!?!?!?! Jadi pas salam damai, aku duluan yang nyapa
"Jadi A ya?"kataku
"Iya..."kata A
"...."kata kami berdua dengan tangan masih tetap bertautan
"hayooo ngopo?" si L menengahi
Pulang dari gereja aku langsung cabut ke rumah L. Diskusi ala cewek. Aku jadi tau kalau si A suka tergila-gila sama cewek temen satu sekolahan L dan A dan sampai sekarang nggak bisa nglepasin pandangannya dari cewek itu. Tapi kok dicomblangin sama aku? Alhasil setelah pulang si A sms aku dengan nomor yang aku tahu cuma operator hp ku yang ngluarin nomor dengan seri itu. Dia ganti nomer kah? sepertinya tidak tetapi menambah nomor. Dia nanya si L cerita apa aja tentang dia, aku bungkem nggak mau cerita. Sehari setelahnya nol besar! nggak ada sms dari dia. Dua hari setelahnya aku berusaha ngontak dia lagi. Dari smsnya aku tau dia males, jadi aku merayu sejadinya, karena dianggap gila kayaknya dia nggak mau berhubungan denganku lagi. *buh But the story still go on. Setelah seminggu aku nyerah nggak kirimin dia teror, si L ngabari kalau dia suka sama A. WHAT?!?!?!?! Oh that's the reason why he didn't want my friend gone. Si A akhirnya sms lagi, dia tanya lagi si L cerita apa sama aku, I did the same, I didn't answer him. Seminggu lagi kemudian, aku berkunjung ke SMA nya L, dan... sahabat-sahabat smpku , yang juga sahabat L cerita kalau si A kelihatan cuma mainin si L, si A manfaatin si L buat jajain dia di kantin terus (wah kayak aku nih suka ngasih duit ke temen-temen saking polosnya). GUE MUNTAP! Aku kembali neror si A tapi sayang, si A ganti nomor, semua nomornya nggak ke detect sama aku. Dan aku hilang dari peradaban temen-temen smpku karena sibuk. Maafin aku L aku nggak bisa jadi sahabat yang baik buat kamu.

4. Tukang hasut
Aku sebut dia tukang hasut, karena kepolosanku jaman smp, aku selalu dihasutnya supaya dia dapet duit dari aku -_______-. Tapi ternyata dia kecemplung suka sama aku, whahahaahahh XD. Dulu aku naksir, entah karena begonya aku, naksir temen sekelas sendiri waktu smp yang gilanya nggak ada cakep-cakepnya. Item dan kurus. Si tukang hasut ini selalu berhasil mencuri perhatianku. Waktu aku orasi di depan kelas, waktu olah raga badminton, waktu nempelin badannya ke aku, waktu becandain aku, waktu berbisik di telingaku walaupun aku yakin aku sebel dia melakukan itu karena rasanya panas kupingku dan nggak nikmat. Selepas pulang sekolah waktu itu, waktu udah mau berpisah dengan kelas 9 F, ketika berjalan di lorong sendirian, temenku Anton bilang "Tukang hasut suka sama kamu lho Put." Tapi masalahnya saat itu aku udah nggak meduliin perasaanku lagi, aku totaly udah mengenyahkan si Tukang hasut dari hatiku karena sadar aku cuma dimanfaatkan. Tapi sayangnya ada yang mbantu Tukang hasut, lantas aku menjawab, "Aku nggak percaya sampai dia ngomong sendiri!" Setelah itu aku berlari dan pulang, itulah hari terakhir aku mendengar namanya di smp. Sayangnya Tukang hasut masih menghantuiku semasa SMA, dia mengirimiku sms - sms walaupun nggak sama sekali romantis, malah dia mau aku curhat tentang pacarku waktu itu, tapi sayangnya aku kirim sms kalau 'siapa bilang aku punya pacar, yang ada orang yang nyebai itu, mantannya sekelas sama aku' , dia menghasutku untuk menyebutkan namanya, aku jawab seadanya, 'D' (lo tau deh itu sape, secara hampir seluruh postingan SMA gue nyeritain perasaan gue ke doi melulu). Seterusnya Tukang hasut mau jemput aku ke sekolah, sori deh aku emang nolak kalau ketahuan si 'D' dan salah satu temennya, namaku bakal dicap jelek sama mereka. I didn't want it, what I did in past was trying to be miss perfect. Jadi aku jawab 'aku bawa motor ke sekolah, nggak usah dijemput'. Selesai. Eh salah, kelas 3 SMA pas aku lagi 'edun' dia nawarin jemput aku lagi ke sekolah, I didn't answer it, what I did the same as in my mind. Aku lempar hpku karena saat itu aku bener-bener muak sama cowok-cowok yang ngerjain aku dulu.

5. Persahabatan bagai kepompong merubah ulat menjadi kupu-kupu
Sebut dia kepompong. Si kepompong temen SMP ku dulu, dulu aku nggak deket sama dia dan nggak peduli mau dia kecebur sumur, di kejar orang gila, atau ketlindes buldozer sekalipun . Muah, sadis banget euy gue. 'Sori Dori Mori, neyk!' #ngondek. Tapi aku baru liat dia lagi waktu kami ngrayain Tahun Baru bareng .........
.....

....
sama temen-temen smp yang lain. Sejak pertemuan kami kembali di situ, dia terus ngirimin aku sms. Pertama-tamanya dia nyebut aku dengan Putri dia nyambung-nyambungin sama sinetron yang lagi hits ..eng salah ya, yang lagi trend di kalangan remaja. Tapi karena aku orang yang berpendidikan tinggi #muihgayabener aku nggak tau tentang keberadaan sinetron ini. Sekarang aku lupa judul sinetronnya apa. Dulu nggak tau sekarang lupa #hihi. Jadi aku nggak nyambung sama dia. Dia pernah ngajak aku main lewat sms, aku jawab ' wah aku nggak free'e' . Padahal saya kosong pemirsa. Terus seminggu kemudian, temenku yang merupakan temen kepompong sms aku 'sekarang pacarmu siapa put?' , aku jawab 'wah lagi kosong nih' . Parah, nggak sampai sejam kepompong balik sms aku, 'udah ke sekaten belum, ke sekaten baren yuk, aku jemput deh, aku bakalan minta ijin sama orang tua kamu, kalau malem' , aku jawab ' aku udah ke sekaten sama adikku' bohong lagi, aku mau dikate ape kalau ogah bakalan melakukan berbagai jurus kebohongan. 'ya kalau gitu maunya ke mana?' sms ini yang akhirnya nggak tak bales. Sampai sehari setelahnya kepompong ngirim sms lagi dengan kata-kata apa aku juga lupa yang jelas dia nyatain cinta dan nembak aku, APAKAH AKU MAU JADI PACARNYA?!??!?!. Dan aku jawab 'sori, aku pikir kita temenan aja'. Aku nggak inget dia bales sms itu atau enggak. Kisah Kepompong (yang Nggak Pernah Jadi Kupu-kupuku).

Sebenernya itu sedikit cerita aja sih yang pedekate dan nggak kejadian sama aku. Jadi.. jadi.. nggak ada hikmah dari postingan ini. Eh ada ding, pesan moralnya : Kalau kamu emang nggak suka, jangan takut untuk bilang tidak.

2 komentar:

dinadinodine mengatakan...

huahahahha,,, comment apa ya,, bingung ,;p ;D

aqua mengatakan...

hehehhhh.. rasah komen nek ngono wkwk