my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Kamis, 29 September 2011

Aha!

16:20 p.m
SQUARE Internet Cafe
Aha!

Aku nggak sehepi itu ya... banyak yang bikin aku gusar belakangan ini, tapi bukan jenis yang kayak 'galau', tapi kalau kamu mau bilang ini 'galau'. It's an ok, men!

Nggak! Ini bukan tentang cowok. Tapi tentang beberapa kesalahanku yang kubuat akhir-akhir ini.
Maaf buat pak ketua, aku udah ngomong yang enggak" tentang kamu.
Maaf buat ketololanku yang buat kalian nggak mau berusaha lebih
Maaf buat pak ketua, lagi aku udah bikin kecewa.
Maaf buat kesalahan hitung.
Maaf kalau aku nggak nyatet itu secara terperinci dari awal.
Maaf kalau aku nggak bisa sregep..
ya ampun maaf-maaf-maaf

Just say sorry...
Kayaknya emang gampang banget ya, ngucapinnya, aku janji deh.. kali ini lebih hati-hati. lebih merhatiin yang aku tulis dan catat, lebih teliti, lebih ngutamain yang bisa aku lakuin sekarang.
Maaf buat temenku, tapi itu sikon yang nggak bisa aku ucapin.

Kalau kata pak ketua,"Kamu terlalu mikirin omongan orang, Ben."
Aku ngaku, aku gampang kepikiran dan panikan. Gak cuma itu, aku sensitif. I will not blame the 'one' deh.

Itu deh.. sekian maaf ku. Aku nggak bisa mbagi waktu dengan baik. Banyak yang terlantar. Di luar juga masih banyak yang nunggu. Aku nggak bisa jadi 'Ben' untuk satu orang. Karena aku kadang jenuh sama seabrek ke 'gak cetho'an .

Ah sebenarnya ini curhat nggak ngguna dan nggak nyelesaikan masalah nih.. Udah ya, aku survey dulu .. dag..dag,..dag

Jumat, 23 September 2011

Bakpao - penyumbang dana sehat

Bakpao time!!
guess me so crazy..

Aku ngga tau ya kenapa mau upload foto ini.. tapi ya gimana lagi ini kegiatanku sebulan selama september buat usda Makrab Bonita.



Ini foto di akademik. Udah jelas -jelas tulisan di pintu "Dilarang berjualan di ruang ini" . Tapi mau gimana orang yang jaga aja nyuruh kita masuk ckck.. parah dah.. tapi borong langsung 5 toh.. gila >.<

Selasa, 20 September 2011

My religion - this is what I believe

2:20 p.m
This is mine

Well.. this is not about how grumpy I was with this condition, not about disappointing moment I have been through. I am not hate to be here. I love this place and all inside this home. I called home not house. Because whatever you are my family I will loving you till 'I don't know when' or even when I say 'hate' for several times.

Listen, I have a news, doesn't mean like 'Briptu Norman who is boring with his police life then wanna be artist'. But this is about my religion. I'm sorry for few of my readers who have different religion. What I believed, what my beliefs just this person. Or just Jesus Christ, but even though who I believed is christian but then I want to know other religion. Then just this morning, it's not just this day but also the day before, I watched Islamic reality show. I just want to be understood how they walk on their way, and how I walk on my way then I will compare it all.

But the same as in my mind, I don't want to know the answer, who is the strongest between Muhammad and My Jesus; who is the most religious between to be christian or moslem ; who has 'the most true way' between my religion and others ; who is the highest and many else 'who or what'.

I have admitted my mistake, just long-long ago when I followed FORSIMBA (It's islamic event purpose to introduce islamic way in forestry). I'm not angry when I said I don't believe someone 'mualaf' then be christian again. I didn't want to bring that situation to the debate condition. But what the ustad said to me really needed to be fixed. Because what I asked was when it's over, then the person came to 'last judgement' what will he accept ? Is that punishment? while my religion said to loving person and show him the truth; when it began two ways of lesson he would accept. Or he could choose what he want to learn; I beg to be speechless in front of judger.

That's why we need to respect other religion, we should stand on our mother learner. Because who we are is what we did, do, and would do. Our plans sometimes change, we can't always be a nice-warm-person when something hurts us. When the condition makes us believe what we beliefs. We can't choose it for suddenly, we need to think of it. When someone want to choose who he/she will be just hope that he/she is still in a good way. Don't you think? That's the purpose of all our religions (yours and mine ; between different or same) ... Just to walk on good way. Teaching all the good stuff, pushing to love and be loved. Just be wise! You should to be wise...

-wikan-

Jumat, 16 September 2011

Unyu! :3

6:10 a.m
rumah Taman (aku nggak tau kelanjutannya)

Aku nyadar sesuatu, kalau aku sibuk dan interaksi serta bersosialisasi dari pagi hingga malam, ternyata menulis tentang kejadian itu jadi berkurang menariknya. Nyatanya buku diaryku beralih jadi buku kuliah dan teman-temanku ketika melihatnya untuk pertama kali bakalan teriak 'unyu banget'. Unyu artinya lucu ah, masak jaman sekarang nggak tau unyu sih?! Kuper lo! Tapi kalau penciptanya, aku juga nggak tau. Eh tunggu bentar aku googling dulu kata unyu, siapa tahu ada di wikipedia

Tapi interaksi dengan teman secara santai beda kalau sedang berorganisasi. Kalau berorganisasi, butuh otak, sedangkan kalau haha hihi ngabisin stock ketawa.

Oke aku udah nemuin asal muasal kata unyu ini. Ternyata nge trend pertama dari twitter, malah ada yang mengartikan unyu dalam bahasa sansekerta yaitu artinya 'anjing' pemirsa. Well, kalau aja itu artinya anjing....'unyu banget' bakalan jadi 'anjing banget', itu bertolak belakang banget ya nggak. Ngatain orang lain 'anjing banget' bisa bikin kamu di lempar dari ujung monas kebawah..(sori, nyebut-nyebut monas, habis liat foto Mbak Endah (MH) di facebook, eh btw mbak Endah barusan ultah loh.. well then,"Selamat Ulang Tahun Mbak Endah! Semoga panjang umur dan sehat selalu.. dapet berkah berlimpah."). Oke nyambung tentang unyu ini, di google nggak muncul web browser dari wikipedia yang ada wikiCahAndong yang menyebutkan bahwa:

"Arti unyu-unyu adalah ungkapan yang dilontarkan ketika kita merasa gemas. Begitu gemasnya sampai pingin nguwel-uwel. Fungsinya seperti mengucapkan "cup... cup... cup" ketika meredakan anak kecil yang lagi nangis."


Sedangkan dari lintas berita, aku dapet artikel yang menuliskan tentang unyu, hampir sama juga sih sebenarnya dengan artian wikiCahAndong, unyu artinya ngegemesin. Dari artikel tersebut ditulis bahwa unyu-unyu itu adalah sesuatu yang tak bisa diungkapin (Nah loh kalau perasaan lo nggak bisa lo ungkapin maka jawabannya lo kudu ngomong "unyu" [zzz.. gue tidur]). Emote unyu yang sering digunakan di jejaring sosial itu adalah ':3' atau '(•̯͡.•̯͡)"' (ya nggak? kamu pasti sering pake ini deh). Kata unyu sering digunain oleh kaum Hawa.. (kalau lagi manja) , tapi nggak memungkiri ini udah dipake sama kaum cowok, karena emang udah nyebar luas dan derajat pria maupun wanita sudah sama (uapha hubungannya coba- "Kepada Ibu kita Kartini, Hormaaaaaatt grak!" [ge je lagi.. sori]).

Udah deh.. itu aja yang mau aku tulis tentang unyu.. sedangkan aku tadi malem lemes karena overdosis dan kecapekan. Semoga hari seterusnya aku lebih sehat (doa buat diri sendiri) dan bisa nulis lebih banyak buat kalian.

bye..bye..
-wikan-

Jumat, 09 September 2011

my long holiday was done

4:33 p.m
So quiet and so noisy

Haloo.. anybody here?
I'm sorry sometime I wasn't posting something in English, I mean I ask your apologize. Many of my plans were going fail. Why? Because 'my something unwanted' be done.

First when I was following field trip, then someone 'I didn't know' was sending me massage when I didn't want to be disturbed. After I knew who he was, It wasn't interesting anymore. Well, maybe that's so me, like pulling & pushing something.

Second, in holiday I wasn't doing anything. I failed to focus on my study. I was down. And I was really 'unclear'. I spent almost all my holiday to holiday. Yes it was really holiday. My Mom said I used to be spending my time to study then being lazy day to day.

Third, I got in (not to lecture) it's directly full of activities. One of what I scared the most is ARM. I choose and chosen to be public relation. Hell, it's a heavy thing, I mean hard thing. Might be I will get a headache.

That's my reports for my two months holiday. Less two days again for me enrolled, then what should I do? I think I will scream while running in Taman Sari.

PS: I'm sorry few of my posts were deleted, something wrong has happened. Thanks for the readers, I mean I'm going to love you more and more. Haha.

-wikan-

Minggu, 04 September 2011

Chiko

Chiko.
Chiko!
Chiko.

Bukan Hachiko.
"Dia hanya Chiko"

Aku tak pandai menguntai sajak
Aku tak cukup pintar untuk menahanmu sejenak

Cepat, sampai ku tak sempat
tapi ku tetap ingin jiwamu, padaku, dan tetap merapat

Hai Chiko, aku kembali
dan ku ingin kau kembali

Chiko.
Chiko!
Chiko.

Aku tidak mempunyai foto dirinya. Sejak aku dibawa ke rumah Taman, aku melihatnya untuk pertama kali. Matanya abu-abu, kedua matanya menatapku sendu tapi terlihat bersinar dan ramah. Bibir dan hidungnya abu-abu kehitaman mengendus tungkai Ibuku. Bulunya putih berbercak abu-abu karena lumpur di utara halaman rumah Taman, tebal dan panjang, keriting gimbal. Badannya tinggi rata-rata dan besar serta gemuk, dia sehat. Ekornya panjang dan mengibas ketika aku disodorkan Ibuku padanya, dia juga melolong menyambutku. Aku bahagia, karena dia menyambutku di depan pintu rumah Taman dengan gembira.

Aku tahu dia punya teman, Doggy. Doggy tinggi, lebih tinggi darinya dan ramping. Bulu Doggy putih dan pendek. Tapi Doggy tidak menyambutku, Doggy sombong. "Maaf, aku membandingkanmu dengan temanmu." Aku tahu dia ditinggalkan Doggy ke Salatiga, aku tahu kakak-kakakku memperlakukan Doggy lebih terhormat. Maaf,, aku hanya tidak terima bulu Doggy bersih dan dia tidak. Tapi itulah yang membuat dia spesial.

Dia menemaniku, selalu. Kau tidak tahu rasanya bermain dengan anak kecil kampungku, mereka mengolok-olokku dan sering berteriak kepadaku, yah seperti biasa dia menggeram dan berhasil mengusir mereka. Aku bangga padanya.

Tapi kadang anak-anak perempuan takut mendekatiku, karena dia selalu bersamaku, disampingku. Saat aku dijemur ibuku, saat aku bermain pasaran dan dakon, saat aku mencuri lipstik, eyeshadow dan bedak Budheku, sampai-sampai dia mau mandi karena aku juga mandi. Aku tahu dia sayang padaku.

Saat aku pergi ke sekolah untuk pertama kali, aku mengecupnya terlebih dahulu, itu tanda sayangku padanya juga dan aku tahu dia akan mengibaskan ekornya lagi untukku. Bahkan sekarang aku ingat dia menjilatiku ketika aku pulang dari sekolah. Dia menarik-narik tali botol minumku dan berpura-pura marah karena aku meninggalkannya untuk waktu yang sangat lama. Dua jam adalah waktu yang sangat lama, kan? Kami saling kangen.

Aku belum berusia lima tahun. Aku baru saja melewatkan ulang tahunku yang keempat bersamanya dan teman-temanku di teras depan rumah Taman yang barusan dibangun. Aku baru saja mau berhenti ke posyandu. Tapi kenapa siang itu aku melihatnya layu, dia tidak bersemangat seperti biasanya ketika aku pulang sekolah. Aku merasa melihatnya di kubangan lumpur bau itu lagi, baginya lumpur itu adalah mainan. Sore itu, dia tidak menemaniku, aku tidak tahu dia kemana. Ibu menyuruhku tidur siang. Aku tersadar ketika dia masuk dan menjilati mukaku, aku menyerukan lirih namanya, 'Chiko'. Dia bergerak perlahan dan berbaring miring di sebelah tempat tidur. Aku bangun dan menyandarkan kepalaku ke perutnya yang besar, dia tidak bau dan tidak kotor. Tapi dia tak kunjung bergerak, aku tidak merasakan gerak naik turun perutnya lagi. Aku menggoyang-nggoyangkan badannya, menyerukan namanya berkali-kali. Ternyata jiwanya tak lagi di dunia ini, dia tertidur selamanya.

Teruntuk Chiko
Anjingku yang setia

Sabtu, 03 September 2011

Salah kostum?

06:06 p.m
Saltum (selalu)
It's very hard to be yourself when people around you influence you to change.

Aku rasa, Bapak yang nggak bisa menerima perubahan. Tapi aku juga payah dan bodoh. Oke, habis dari Solo beli berbagai macam buku diskonan enam puluh ribu, satu baju lima belas ribuan, satu celana pendek tiga puluh ribuan, dua baju Bali tiga puluh lima ribu dan sandal tiga puluh ribuan. Hari ini aku nge-Mall sama adikku.

Kemarin aku udah janji sama adik buat nge-Mall beli baju. Dan itu terjadi! Ini shopping pertamaku #tanpa orang tua. Oke klik, aku dan adik ke Amplas, tapi ternyata di situ cuma dapet The Sims. Akhirnya cabut ke Malioboro Mall beli setelan blouse, rok, dan high heels.

Sampai rumah setelah dipamerin ke Bul langsung dikomentari 'Elek.' Terus tanya Bapak, langsung dimaki-maki. Kalau ke Gereja cocoknya pakai SEPATU bukan SANDAL. Dan dalam analisis dan kriteria Bul high heels ku langsung dicap SANDAL. Bapak melanjutkan "Kowe nganggo kathok cendhak, po jeans ra nganggo high heels to, ra cocok, pantese nek nganggo sepatu sandal lanang (seperti yang biasa ku pakai)." Terjemahan: Kamu pakai celana pendek, apa jeans, nggak pakai high heels kan, nggak cocok, pantasnya pakai sepatu sandal cowok.

"Sesuk nek duwe dit langsung ditabung! ra nggo tuku buku, klambi opo meneh sepatu koyo ngono, sepatumu ki akeh banget, Nduk! Kowe mek tuka-tuku ra mok rawat! Ayo saiki sing ra dinggo kek'ke uwong!" Kata Bapak sambil wira-wiri meja belajarku dan meja belajar Vitri. Terjemahannya: Besok kalau punya uang langsung ditabung! Tidak untuk beli buku, baju, apalagi sepatu seperti itu, sepatumu itu banyak sekali, Nduk! Kamu cuma bela-beli nggak kamu rawat! Ayo sekarang yang nggak kepakai dikasihkan orang!.

Yah, setelah diceramahi panjang lebar sampai aku mbrambangi karena dimarahin. Aku disuruh adikku buka-buka internet tentang fashion. So hell banget hari ini, aku nggak pinter pilih baju dan hobi ngabisin duit. Karena dalam kepala Bapak, aku cewek yang nggak bakalan ngabisin uang buat mempercantik diri, aku tomboy dan nggak ada feminim-feminimnya, mau pakai rok kalau dipaksa. Ternyata enggak, sejak dulu aku suka pakai rok dan sekarang rambut udah dipanjangin, cuma dulu nggak Pe De. Mungkin aku berubah, karena mau gimanapun, ketika tau bahwa cewek itu dilahirkan buat mempercantik diri. Gue juga pingin jadi cewek yang seperti itu. This is still myself. Dan aku tetap jadi diri sendiri. Setidaknya kuharap.





blouse polkadot 'kecil' ukuran XL Rp 127.920,00



Skirt hitam (ada ikat pinggangnya) ukuran 14 Rp 87.920,00



Sandal (kali) high heels Rp 127.920,00


total Rp 344.000,00



Kata Bul 'Kowe tetep elek, ketok lemu.' Tapi habis motret aku 'em'. Setelah tak tunjukin foto di blog 'Koyo Budhe Tik, kowe.' hihi.. I'm just beautiful me.

-wikan-