my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Selasa, 28 Februari 2012

while riding motor


Okey guys, It has been a long time, I didn't post something full knowledge for you. I'm actually so tired with all my jobs recently. Don't call me unemployment, because I'm a college student. Don't ask why I post this in a church because I have no place to sit right now.. Oh my God .. You know then, I am in a church. This is my first check in in a church via foursquare. It felt so amazing #exaggerated.

Well well.. (don't mean well near your bathroom, means nice) recently I went to some places with my friend, Helen. They were: Galeria Mall, Cindy Gift Shop, and Mirota Kampus Supermarket while imagining what the department store looks like. It's not important actually.

My usual activity on Saturday and Sunday is shopping with my mother. But my Mommy in Jakarta right now for a week. Then, every morning I should make a glass of milk for my sissy, well also for me.


Because Raditya Dika recently makes me confuse by his tweet, so better I am clearing my self by this post. Actually, I want to post some knowledge about motorcycle. My usual is suprafit, but knowing my usual one is unprepared so I use beat. It are all Honda's. Ooops hoax ! sorry.

A motorcycle (also called a motorbike, bike, or cycle) is a single-track,[1] two-wheeled[2] motor vehicle. Motorcycles vary considerably depending on the task for which they are designed, such as long distance travel, navigating congested urban traffic, cruising, sport and racing, or off-road conditions.

copas:
Wikipedia


Don't mean I end up with Vachera and Forestry okay. My feeling when I rode my motor it feels wind.. and sometimes cold in the night and hot in the afternoon. Globally, yes. Every I push the brake and starter my motor it feels like beginning my long journey, like I am ready for my day. Oh.. it happens in every morning. You push you start. (Pushing me away nanananana - I mean Nick Jonas but I don't know the lyric hehehe). When it already goes along the road, well you already let your motor and hands and legs drive you, and your safety based on them(I mean all parts your body).

When you push the pedal by your right foot, then you do exercise for playing your feet on the motorcycle. And it balanced. Then you keep the balance.

I don't know what you will feel when it is already on road but, sometimes I believe your mind goes to anywhere, yes focusing on something is important. Concentrate and let your mind drive your way. These are all how your parts of your body work. You think and all move. On how I shocked by myself cause of my philosophy (thanks to Oscar reminded me how to write that).

Okay Guys, I believe you could start your day not only depends on your vehicle, means motor, or bicycle or car or even by on foot. You would survive and live. Believe it. -share me what you feel- #motivation.

Good bye and see you :*

Minggu, 26 Februari 2012

Talkshow Raditya Dika

Aku : "Salam kenal."
Raditya Dika : "Putri ya?"
Aku : "Iya."
Raditya Dika : "Sip."

Lighting yang pas dan kata-kata dia yang pas. Nyenengin banget. Kamu cakep! Suka.
Published with Blogger-droid v2.0.4

Sabtu, 18 Februari 2012

A photo of me


Posted by Picasa

Obat dan masa laluku

Sekarang
dan menemukan hatinya, menemukan hatinya lagi
-Sheila On 7-

Setiap hari, hampir setiap hari aku menyesal terus kenapa aku disadap, kenapa aku, kenapa aku, kenapa aku?!?!?! Berkali-kali aku bimbang untuk menentukan masa depan, dan ternyata sudah ada yang mengambil alih pikiranku sebelum menentukan akan memilih yang mana *sok laku*. Entah berujung ke mana ini tapi harus ada yang ngajak ngomong aku tentang aku sendiri. Sampai sini moodku sedikit mendung. Yah.. karena Januari sama dengan hujan sehari-hari maka sekarang kalau sore atau siang awan mendung langsung menampakkan tanda-tanda mau nangis. Dan itu mesti bikin suasana hati yang tadinya keras langsung melunak seiring suasana. Akuin aja pemirsa, kalau cuaca mempengaruhi mood anda sehari-hari. Dan yang paling jelas, kalau kamu ngrasain bener-bener suasana yang kayak begitu yang mendorong hati buat inget seseorang yang jauh di sana dengan kalimat yang berdengung di kepala "Apakah dia merindukanku seperti aku merindukannya?"

Ketahuan deh, aku orangnya seperti apa. Yah.. waktu ujian Mid semester di Auditorium Fakultas Kehutanan waktu itu, hujan yang mengguyur kota Jogja mengingatkanku banget sama kejadian ketika percaya hatiku nggak sama sekali keras, dan aku masih tetap cewek. Ya iyalah, aku cewek dan bukan cowok walau nama baptisku diambil dari Santo yang artinya berjenis kelamin cowok. Maaf, itu soal lain.

Tapi dengan semangat 92 (tahun kelahiranku) aku memacu hariku (kemarin Jum'at) ke Psikiater. Seperti yang kulakukan rutin, berkonsultasi dan mencari jati diri. Sekadar informasi, aku udah lupa yang aku rasain dulu sebenarnya, kalau dibilang ilmu pengetahuanku yang mendorong aku untuk dirujuk ke psikiater sebenarnya ada benarnya, tapi masih aku menggunakan rasa sinting kalau ada orang yang aku suka untuk memilih hidupku.

Curhat nya standar, karena sebelum ini aku shock aku disadap lagi, dan keluar dengan rasa hati yang tertusuk-tusuk dari ruang periksa, dua minggu sebelum kemarin, dan obatku langsung dinaikkan jadi dexa 2 kali sehari. Tau apa yang terjadi? langsung deg-degan nggak jelas, apa lagi tambah obat kuning yang aku nggak tau namanya, yang jelas nampaknya aku nggak cocok sama obatnya dan akhirnya aku memilih minum haloperidol minum sekali sehari.

Setelah berobat kemarin psikiaternya yang nyetir pembicaraan, karena ada Bapakku yang nggak ahli banget tentang psikologisku, ckck. Apalagi yang dibicarakan nggak tau ngarah kemana dan berujung ke mana. Yang tahu hanya psikiater dan Tuhan.. Haaffftt #pasrah.

Pertanyaannya, "Apa seperti ada yang menyiarkan yang kamu pikirkan ke semua orang?", dan aku jawab, "Ya, mungkin, aku nggak tau, susah ngejelasinnya, tapi sekarang sudah berkurang."

Yang lain, "Merasa apa saja?" Jawabku, "Yang tertulis seperti apa kemarin Dokter? ya seperti di sadap gitulah." Psikiaternya nglanjutin, "Apa bener namanya di sadap?" Aku kikuk jelas, orang nggak tau namanya dan yang muncul di otakku hanya itu,"Susah ngejelasinnya, aku nggak tahu, udah gitu aja, tapi kurasa sudah berkurang."

Bapak nyrobot, "IPnya turun, dok." Aku nimpali, "Iya dok, 2,11 dan salah satu mata pelajaran sempat T, tidak lengkap tapi kayaknya cuma kurang nama dan nim. Dan karena kesalahpahaman nilaku jadi E."

Psikiaternya diem dan menutup matanya sebentar, dia memberitahu sebenarnya, tentang mic yang benar-benar ada menyiarkan yang aku katakan. Dan ada yang menyiarkan yang aku pikirkan. Tapi mau gimana tidak seorangpun bilang sama aku secara langsung. Aku belum bisa memastikan dan sementara obatku nggak bisa diberhentikan begitu saja. Sekarang yang kudengar sudah beda, nggak seperti dulu, aku nggak diam saja dan menelungkupkan muka di atas meja seperti waktu di bangku kelas 3 SMA. Aku hidup dan aku blogging, aku memikirkan cowok dan masa depan.

Cinta membutuhkan ketulusan dan pengorbanan (tanya hatimu)
GIGI



Wuih, gila tadinya opening udah cerah secerah sinar mentari, klimaksnya bisa sendu dan sedih, ya. Ceritaku begitu, klimaksnya sekarang bahwa aku dan kalian harus menerima diri sendiri dulu apa adanya. Percaya sesuatu akan indah pada waktunya. Tuhan nggak jauh dan tetap ndengerin siaran radio surga dari berbagai channel sedunia, dan mesti doa kita selalu masuk di hati-Nya dan nggak mungkin masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Kamu lho yang bilang kuping panci. Nggak ah kupingku daging tulang dan kulit, ada koklea, rumah siput, gendang telinga, dan sempurna hahaha.

dag...dag...dag...
Tetap di sini dan jangan pergi, pemirsa, saya masih setia nulis buat anda :*

Jumat, 17 Februari 2012

Quotes dadakan

MY QUOTES

regularly taken not for Saturday and Sunday. Those days, I'm yours #lagu #myquotes

want to sleep, eat, take a bath, do report, exercising, even pray remembering you. Who are you? #myquotes
from Kraton, Kota Yogyakarta


you are like a drug, everyday I see you I want to take you without knowing you are already eaten. #myquotes #littledeep
from Kraton, Kota Yogyakarta

personally believe but physically not.. = invisible things #myquotes
from Kraton, Kota Yogyakarta

addict = stalking you everyday¡ #myquotes

weird knowing loving his facebook than loving himself #myquotes
from Kraton, Kota Yogyakarta


surfing social network seems just adding your virtual friends not interact or socialized directly. still different #myquotes - need that
from Kraton, Kota Yogyakarta

opening timeline everyday could cause a short term memory #proving #myquotes
from Kraton, Kota Yogyakarta

weird when you know you do it without thinking the reasons #myquotes
from Kraton, Kota Yogyakarta

not just depends your heart. Cause your brain act like what your heart says #provingkompas #myquotes #pedekate
from Kraton, Kota Yogyakarta


oh goody... shopping almost extinct when the banks stop making money.. there's money there's a will #myquotes
from Kraton, Kota Yogyakarta

call it dejavu everyday cause this almost happens in every morning. #myquotes
from Kraton, Kota Yogyakarta


Hear your voice waking me up. The first thing I remember when I am not home, Mom. #myquotes
from Kraton, Kota Yogyakarta


the feeling wants to 'pup' the same as feeling nervous when thinking of you suddenly in the morning at the first time I open my eyes.
from Kraton, Kota Yogyakarta


thinking of some unfinished works usually remembered in the morning when you woke up at that time. #myquotes
from Mantrijeron, Kota Yogyakarta


sometimes missing can be meant as miss. The feel almost the same, that's why those words just different at -ing #Tumblrsays

Senin, 13 Februari 2012

Begindang

Halo! Halo! Halo! Ada orang? "Tok Tok Tok"

Pas buka pintu, eloooo lagi yang muncul, gue tau kok, lo emang ngefans banget sama gue, stalking gue, sampai ujung dunia. Hahaha #pedesuper. Ngabisin waktu di rumah selama liburan, bikin kulit ku yang hitam menuju putih (entar juga hitam lagi). Di sebelah rumah ini ada yang lagi bangun rumah dan kalau aku lagi baca buku kecampur "tok tok tok", "duk duk duk". Depar baru aja ngasih inspirasi btw [ keren kan gimana yang keluar dari mulut seseorang bisa jadi cerita yang panjang lebar].

D = Depar
A = aku

D : "Tukang'e mau kuwi sedulure ana sing banci." (Tukangnya tadi itu saudaranya ada yang banci.)
A : "Ha?" (nggak sadar seratus persen dan masih terpaku sama twitter yang bingung mau dibikin status kayak gimana, kalau aja kalian tau, bikin status kalau nggak sering update lama-lama cuma bisa ngretweet doang >> aku banget)
D: "Tukang'e kuwi duwe sedulur sing maune lanang dadi wedok." (Tukangnya itu punya saudara yang tadinya laki-lai jadi perempuan)
A: "Ya!" (langsung cling banget! *cethak muncul memori yang berguguran)

Aku nggak tau gimana banci, gimana bencong, atau hal-hal yang nggak menutup aurat yang bohai cuma buat ngamen. Aku tahu lho kalau sekedar lekuk tubuh cowok tuh beda sama cewek, entah segemuk apa tuh cewek, tapi mesti ada aja yang beda sama lekuk tubuh cowok yang sama gemuknya.

Setelah aku googling yang ketemu kalau banci adalah 'lelaki yang menonjolkan sisi kewanitaannya'. Ya, kurasa ada benernya sih, setiap orang punya porsi tapi kalau yang dibahas bahwa jenis kelamin berbeda ya emang beda, dan NGGAK SAMA!!!!!! (sama sekali).



Kalau mau bahas dari sisi agama, aku nggak paham juga, apa yang kutahu banci itu ada udah dari jaman Dono Kasino Indro (WARKOP) sampai sekarang bertaburan di mana-mana *horor banget nih Indonesia lama-lama* Karena bahkan ada kontes waria, ini menambah ketidak cethoan status cowok atau cewek yang disandang, Kalau mungkin aku bilang cewek ke cowo-cowoan itu lebih enak dilihat dari pada cowok ke cewe-cewean, gue rasa bener ah, suer. Aku tomboy juga soalnya, tapi tomboy ku sekeren cewek bule yang pakai rok tapi juga pakai sendal gunung.

Dulu kalau jam 4 atau 5 pagi waktu smp aku sering banget sepedaan pagi buta, cuma tanktop dilapisi selimut -_-" (gue tahu ini weird banget tapi gue suka apa yang pernah gue lakuin dulu). Aku cerita ke depi (temen SMADA dulu) kalau aku gilo* sama yang namanya banci, entah kenapa rasanya emang ada chemistry setiap ketemu banci. *KYAAAAAAAAAA.. Jangan kelebihan mikir kalau aku naksir bencong. *sori aku nggak level sama yang begituan #sombongtendangboots*. Aku melenggang santai dengan sepeda (apa) Butterfly yang setia banget sama aku waktu itu. Dan akhirnya sampai ke deket Gereja Kidul loji, deket Bruderan dan deket Gedung BI. Waktu masih jauh, yang keliatan sih item dengan baju putih biru garis-garis doang sih, tapi makin lama makin dekat.. #sreeeett

B= bencong
M = mas-masnya

B1: menyongsong M dengan tas tangan di tenteng tangan kiri lari nyrobot sepedaku "Maaaaasss"
(pingin muntah aku, shock banget mau cepet-cepet lari juga gimana, sepeda lari, dikejar banci juga entar)
B2: "buat aku ah buat aku"
B3: "BUAT AKU" (tau deh apa yang direbutin)
B4: " Mas, gimana mas" sambil belai-belai M yang lagi enaknya ngrokok
M: "Ya gimana..." terus mengendik ke arahku.



Nggak pikir lama, aku kabur kesetanan dengan kecepatan penuh, (setidaknya menurut sepedaku), dan B1 ngejar tapi syukurlah aku nggak kekejar. "Kalau gue harus lewat sono lagi diwaktu lain mungkin gue nggak bakal milih buat dateng jam 4-5 pagi atau 3 pagi sekalipun." Janjiku sama diri sendiri, yakin seratus persen. Dan aku nggak pernah nemuin banci lagi di hari berikutnya dan berikutnya.

Pas makan bareng temen-temen PAKSY di mie ayaman deket SMADA, juga lagi-lagi 2 makhluk molek nggak-ngrasa-nggilani *kecrek kecrek tiba-tiba dan dan dan, jelas aja aku tertohok pegangan rok temen sebelahku, sesegera mungkin nelungkupin muka biar nggak keliatan banci yang *kecrek kecrek. Tapi BANCINYA NYAMPERIN, aku nggak bisa berkutik, mata udah nanar dan ngluarin air mata dikit saking gilonya. Bangun-bangun, disapa temenku lainnya, "Kamu knapa'e Ndot." (panggilan gue di SMADA). Aku udah ngrasa mukaku merah dan nanar. Nggak bisa jawab dan cuma disodorin minum.

Sumpah saking banyak pengalaman ketemu banci kayak praktikum survey theodolit, hey kalian mesti tau deh! (haha). Aku jadi tahu harus mensyukuri karunia Tuhan, udah dikasih cewek, ya cewek aja, masalah aku agak kecowo-cowoan sebenernya masih cewek kok. Yah. closing ku melow drama, kata Fitri Tropika (kening) sih umur 19-20 tuh kisahnya melow drama gitu.Rasanya nggak gitu juga buat aku. Biasa seperti biasa, sungguh. Masalah gue sensitif, gue *lagi* maaf.

Minggu, 12 Februari 2012

Margaret Thatcher as my confidence of coincidence

I began bored, because have no idea to write here. Everyone turned me around I don't know where I am right now. Well, physically I am at the front bedroom. From my point of view, I can see my old phone next to my netbook, my usb cable on the right position of my netbook, my phone on the red chair, my pillow under my chest, and you!>> my beloved Ben Q (couldn't imagine if I replaced you someday).

Better I directly go to the main this short essay, I recently watch 'Margaret Thatcher' with my sissy last Thursday (middle of this week), I missed to watch movie because as you know I almost spend my holiday by my own. Asking someone to accompany me seemed totally failed, and I couldn't ask more cause rejection which happened in the last time I enrolled.

The theater so quiet, just few people at the back accompanied me and my sissy, she told me that this film wasn't sold out. Or I thought because my stupid electronic organism in my body so no body. I felt freely to laugh, chatting with my sissy without caring what others talk about me, or I sat where-was-not-my-sat.



Margaret Thatcher was a first woman Prime Minister in Britain. She called as Iron Lady because she could influence and attract public to follow her way and she was against communism. She belonged to the Conservative and her way is methodist (no comment- I don't know anything about that way). Try to think about her personality which is really clearly explain something, and spoke so confidence (I meant the actress-Meryl Streep). But a little disturbing my own because she left her family (and it made me disappointed) well.. at the first, the rest she agreed to his husband. It cool. When she became old then, her husband died, she lived in hallucinations like her husband was there.

On the top of this film, like the main what actually told by this film, about the hallucinations, I was a little grumpy, my sister recently told me that I live there, I don't know too.. But I felt my past is my past, whether I tried to continue my life or not, you have seen. I have continued it till I am here and in this time. When Margaret Thatcher left her past, she moved on. I also feel free by the way.

The emotions of this film influence the audiences, no more no less. It is enough for this portion. I satisfied, not just because I appreciated the film but also I enjoyed the moment.

When you are usual as your way, you are special at the moment


Kamis, 02 Februari 2012

Aku senang sama kalian

10:27 p.m
Hi! Aku inget lho...


Teman-teman
TK
SD
SMP
SMA
Kuliah? tunggu aku selesai kuliah deh, baru tau gimana.
AKU INGET
DAN MASA SEKOLAHKU BAHAGIA BANGET !

AKU KANGEN KALIAN!

The moments with you are never ending story




Saat ini aku lebih bahagia, karena aku benar-benar "itu" dan aku dipromosikan dan SMART, NEXIAN, ACER, LENOVO, SMART lagi, SMART lagi, SMART lagi, BEN Q, SONY ERICSSON dan SAMSUNG galaxy, NIKON, FUJIFILM, KODAK.

-sebut merek-
hahaha