my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Rabu, 14 Maret 2012

Kue Semprit 'copas'

Capeknya habis seminggu kemarin melanglang kampus dan hari minggunya 'dipaksa' ikut ke Kutoarjo, eng.. sebenarnya nggak capek waktu perjalanan sih, soalnya di mobil waktu berangkat aku nge-fly, masa' bahan gojlogan malah disukai dan itu bikin aku tersenyum serta menulis status di twitter 'thanks for return my good times in other way'. Karena efek musiknya kok ini, lagu Indonesia yang melow membawa suasana hati ikut melow.

Di Kutoarjo aku disodorin banyak kue dan salah satunya bikinan saudaraku, yaitu .. nggak tau namanya apa. Kata ibunya saudaraku sih, roti mari yang digepuk terus dicampur susu dan dibuat bulet dan ditaburin meses. Alhasil enak kok, makan satu kali, dua kali, tiga kali... emang berasa kemanisen sih.. tapi over all enak. Aku tahu deh, kalian pasti mbayangin bakso roti mari ini. Hey, wait! Aku punya nama untuk kue saudaraku ini, ya... 'Bakso Roti Mari'. Aku jadi tahu kenapa aku pingin makan bakso di kantin Teknologi Pertanian dua hari kemarin. Ada sebab ada akibat.

Karena inilah aku terinspirasi untuk copas cara membuat kue kering. Haha.. pengalaman bikin roti keringku sebenarnya 1%. Why? kue keringku waktu itu bisa dibilang gatot. Aku lupa namanya tapi... isinya itu adonan yang salah campur, seharusnya mentega dicampur bebarengan dengan adonan biar menyatu dan nggak lengket sama mangkok, tetapi aku kelupaan dan kumasukkan setelah adonan lainnya kumixer, kesalahan lainnya seharusnya adonan itu nggak di mixer tapi cuma dicampur manual. Yang berhasil baru brownis itu aja pakai adonan instan dan kebanyakan Bul yang mengerjakan adonan.

Kue ini selalu ada di setiap hari Natal kalau aku ke Depok (Jabar), kalau sekarang ketika ada aku di situ aja (soalnya nggak pasti setiap Natal aku ke Depok sekarang, karena jadwal manggung di kampus sama manggungnya adekku di sekolah, plus manggungnya Bapak dan Bul di kantor beda). Bedanya dan istimewanya kue ini berasal dari satu resep dan itu resep Eyangku, walau aku tahu kadang yang bikin kue itu bukan eyang tapi mantunya.. hahaha.. Dan nih resep diwariskan turun temurun, Ibu kandungku tiap Natal selalu ngabisin waktu buat bikin kue kering dan bedanya Ibuku mengembanggkan resep jadi sagu keju. Well for now, itu nggak eksis lagi. Kalau di Depok, biasanya ditemenin nastar.

Ketebak nggak kuenya? "Kue Semprit".
sumber: icip2dapur

Bahan :
250 gr gula halus
150 gr margarin
150 gr butter
1/2 sdt vanili bubuk
4 kuning telur
500 gr terigu (cap Kunci Biru)
50 gr tepung maizena
50-100 gr kismis atau chocolate chips atau kacang cincang untuk centre kukis

Cara membuatnya :
Panaskan oven, kurang lebih 160 C
Olesi loyang datar dengan margarin secukupnya, sisihkan.
Ayak terigu dan maizena, sisihkan.
Campur gula, vanili, margarin dan mentega lalu kocok sampai adonan terlihat pucat.
Tambahkan kuning telur, kocok sampai rata saja dengan low speed.
Tambahkan campuran terigu dan aduk dengan spatula atau sendok kayu. Hindari mengaduk dengan tangan agar adonan tidak menjadi keras.
Cetak adonan pada loyang dengan menggunakan spuit. Caranya bisa dilihat di Catatan Dapurku yaa... tutorialnya pake video lho :)
Lalu panggang sampai matang. Angkat dan segera masukkan ke dalam toples setelah kukis ini dingin.

Untuk SEMPRIT COKLAT, bahan tepung dibuat sebagai berikut :
450 gr terigu
50 gr maizena
50 gr coklat bubuk

Catatan :
Untuk pemula sebaiknya coba buat 1/2 resep dulu.
Kadang dengan ukuran tepung segitu adonan masih agak lembek untuk di spuit, siapkan 25-50 gram terigu dan tambahkan sedikit2 pada adonan pada saat akan di spuit.
Maksudnya gini.... ambil adonan 1/4 bagian dulu lalu tambahkan terigu sedikit2 sampai adonan enak untuk di spuit (tidak terlalu lembek atau terlalu keras).
Nanti lanjutkan lagi step seperti ini kalau adonan sebelumnya sudah habis.
Kalau udah dikasih terigu sedikit2 tapi malah adonan jadi keras, susah di spuit... tambahkan aja adonan yg masih creamy/ masih lembek (yg belum ditambah sedikit terigu tadi).


by the way, si pemilik blog icip2dapur bukan saudaraku, tapi kebetulan aja, gitu... mungkin lain kali aku bakalan mulai bikin kue lagi kalau sempet. Hanya untuk menambahkan, aku copas dengan maksud suatu hari nanti bisa bikin hahaha

1 komentar:

dunia kecil indi mengatakan...

kamu bikin sendiri, dong, terus cerita2 jadinya kaya apa, hihihi :)