my quotes

'life is like a puzzle need one another to make a complete picture that's why this life so perfect'

-Wikan-

'knowledge cannot replace friendship, I'd rather be an idiot than lose you'
-Patrick to Spongebob-

Minggu, 22 Juli 2012

Sekadar Faktaku

9:40 malam, Waktu Indonesia Barat

Terlalu indah dilupakan,
Terlalu sedih dikenangkan

Andaikan kau datang kembali
-Ruth Sahanaya-

Entah buat siapa lagu ini, ketika ini disenandungkan, yang teringat pasti berbagai memori yang dulu pernah ada dan sekarang kita harus menyadari bahwa itu kenangan. 
Kalau kamu menyebut salah satu orang yang kamu sayangi, katakan saja, kamu merindukannya, sama seperti aku saat ini dalam keadaan terbuai suara Ruth Sahanaya.

Terinspirasi banyak dari para peraih mimpi, para orang sukses, memang patut dicontoh. Tetapi tersebutlah berbagai masalah untuk sampai ke sana, dan pasti ada pengorbanan. Pemirsa, dari gayaku yang tergolong agak formal dalam menguraikan kalimat-kalimat di atas memang sedikit mencengangkan, apalagi ketara ada titik perubahan dalam blog ini, dari asli curhat, puisi, sampai surat, sampai paling absurd yaitu anekdot hidup.
Salah satu teman blogku, Alvi Syahrin, katakanlah begitu, telah menyelesaikan novel pertamanya yang akan di terbitkan bulan depan. Naik banding lagi, Indi, penulis novel Waktu Aku Sama Mika, mengembangkan sayap novelnya ke dunia perfilman. Mungkin kalau dirunut, usahaku memang kurang. Dari segi mana saja kalau belum mencapai target pasti dikatakan kurang, yah.. pemirsa nilai dua sks salah satu mata kuliahku ada yang menabrak telur di ujung tanduk, sehingga telur tersebut goyah. Bisa dipastikan sedikit lagi goyang, 21 sks melayang sudah.

Planning terdekatku untuk menghabiskan liburan, sebenarnya sedang dalam proses. Mulai menginjakkan langkah untuk mendapat kemajuan sepertinya agak terganggu dengan omongan orang. Satu hal yang perlu kalian tahu, ternyata bila orang memberitahu sesuatu yang salah pada diri kamu, memang menyebalkan, bahkan ketika kamu harus bersedia merubah sikap. Bila pemberitahuan itu secara langsung itu lebih baik, lebih parah adalah pada hal-hal yang bersifat bullying atau mencemooh. Aku tahu, bahwa faktor kamu mendengarkan dan memahami itu terkadang berbeda dengan ketika tidak merespon dan tidak dirasakan. Mungkin ketangguhan itu sendiri yang seharusnya dipertahankan. Pertahanan diri, atau yang disebut tahan banting. Kalau dalam website indospiritual.com, kamu kuat, termasuk warna hitam atau merah.

Dengan berbagai planning yang ada, yang dilakukan adalah pengaturan jadwal. Ternyata, on time adalah masalah tersendiri. Aktif di suatu organisasi misalnya organisasi kampus, kadang bukannya memberi waktu kamu untuk mengatur jadwal kamu tetapi jadwal kuliah kamu terganggu dan tertinggal. Inilah yang disebut time management, ada saat kita fokus dengan kuliah, ada saat kita bermain dan berinteraksi normal, ada saat di mana kita bekerja. Kalau di runut, pengalaman SMAku, sedikit menggambarkan pengaturan jadwal yang buruk. Targetku masuk ke universitas ini dengan tingkat kesulitan segini dan usaha yang dilakukan belum maksimal., itu terkadang yang membuat kecewa karena memilih mengosongkan jadwal pelajaran untuk mengambil kesempatan membesarkan softskill dan do competition. Tetapi ada manfaatnya, ketika masuk di organisasi masyarakat yang lebih besar dan kesempatan di dunia kerja, ternyata menurut majalah CAMPUS yang barusan dibaca, banyak eksekutif muda yang berhasil dengan pengaturan jadwal tepat guna mereka. 


Kalau dalam hal menggurui, bukan maksudku, karena sampai sekarang pengakuanku sebagai pengurus suatu organisasi belum seperti yang tepat guna. Tetapi lebih baik menuliskannya, agar aku mampu mengukur kemampuanku sendiri.

Kebiasaan untuk melipat selimut dan merapikan tempat tidur, ketika bangun dari tidur bahkan akan lebih biasa kamu lakukan jika dari kecil kamu sudah mendogmakan dalam hidupmu. Sepertinya, untuk yang satu ini, perlu sekali malu pada diri sendiri, karena ketika aku menginap untuk suatu acara ternyata malah selimutnya dilipatkan orang lain. Mungkin yang paling kecil, bangun pagi dan berdoa. Di masing-masing agama punya tata cara tersendiri untuk melakukan ini, tetapi untuk kaum yang tidak mendogmakan ini terkadang lupa, cenderung berdoa, melipat selimut, dan merapikan tempat tidur bila ingat. 

Menyusul penjelasanku di atas, dosen bahasaku memberitahu untuk tidak mendogmakan sesuatu, ada pandangan yang perlu diubah. Tetapi ketika bercermin pada diri sendiri, pemikiran mendogmakan yang baik dan merubah kebiasaan buruk itu yang benar. Sebenarnya terlintas di kepalaku, "Eh, sebenarnya ini sebuah apa? metode ilmiah? jelas bukan, essay? mungkin."

"Sekadar untuk membangkitkan semangat kalian pada hari ini dan seterusnya, tetapi bukan hanya kamu, aku juga."

Banyak pilihan di sini yang bisa dijalani, kenapa merelakan satu saja tidak bisa. Setidak punyanya pilihan kamu, adalah batasan yang ada, kenapa juga tidak dijalani.  Mulai dengan pernyataan ini untuk sebuah paragraf, memang sedikit bodoh, tetapi apa daya essay ini adalah sekilas perbandingan yang harus ditutup. Semoga kita selalu berada dalam garis yang ada. Bisa lurus, kenapa harus belok.